fun.. abis!!

contact:me@fanabis.com

Thursday, April 01, 2004

kecenderungan menzalimi

Nafsu, kadang bisa meletakkan orang-orang ke tempat yang lebih rendah dari binatang. Semua tahu itu. Tapi agak susah juga bagi sebagian orang untuk minimal menyetarakan dengan binatang tersebut, apalagi untuk jauh lebih tinggi mendekati malaikat. Perlu niat total, habis habisan apapun yang terjadi. Namun sampai dimana ketotalan orang-orang? Tak perlu orang lain tahu, cukup disimpan sendiri jawaban itu.

Mungkin perilaku orang-orang yang seperti itu wajar, apalagi untuk orang yang mempunyai kuasa, kekuatan dan kebiasaan mengembangkan naluri jahat. Dengan didukung lingkungan yang memadai tersebut, perilaku itu sangat mungkin cepat berkembang dalam dirinya. Naluri untuk memojokkan, mengalahkan dan menguasai dan menzalimi lama kelamaan menjadi kebiasaan yang mengasyikkan. Paling tidak dengan ucapan. Ie Juk Go Tek Cui Re Cia pinjam bahasa temannya. Setiap Mulut Berucap, Selalu Menyakiti Orang Lain.

Ucapan-ucapan yang cenderung tidak disadari dan untuk hal-hal yang remeh. Tapi bisa menusuk, menukik kedalam. Biasanya mereka itu orang-orang yang kurang bisa memahami perasaannya sendiri. Kita yakin pasti, bahwa orang-orang itu akan menolak juga ucapan-ucapan busuk itu. Ucapan seperti apa yang membuat sesorang merasa dizalimi? Mungkin tidak ada kesepakatan. Yang pasti sesuai dengan tingkat kesepahaman diantara mereka-mereka.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home