fun.. abis!!

contact:me@fanabis.com

Monday, March 29, 2004

Orang - orang yang sakit jiwa

Pada suatu masa dimana semua orang akan mengalami sakit jiwa dan masa yang dibicarakan dari beratus tahun lalu itu sudah dimulai dari sekarang? Mungkin benar juga. Ini bukan masalah ramalan yang heboh itu saja, tapi berdasarkan penelitian juga (kalau ga salah) 3 dari 10 orang jiwanya sakit. Dan orang -orang yang sakit jiwa itu terus meningkat baik kadar kesakitan maupun banyaknya.

Apa yang menyebabkan itu? Kenapa orang-orang tidak bisa memanage perasaan dan pikirannya sendiri? Apakah mereka itu tidak cerdas? Tapi dia tidak yakin bahwa jiwa yang sakit itu berhubungan dengan kecerdasan seseorang. Banyak juga orang-orang yang terpelajar cerdas yang sakit jiwa. Atau mungkin memang lingkungan yang sudah menganggap bahwa jiwa yang sakit itu sudah tidak dianggap aneh lagi, saking sudah banyaknya.

Melihat hal itu, banyak teman-teman dia yang tidak percaya. Kemudian dia cerita kepada temannya itu bahwa di lingkungannya banyak orang yang sakit jiwa. Mereka mereka itu melakukan hal-hal yang tidak sesuai logika orang-orang tertentu. Atau bahkan memakai logika terbalik. Dan menurut dia keterbalikan logika itu menunjukkan bahwa jiwa jiwa mereka sakit dalam taraf tertentu.

Mereka sanggup melakukan apa saja untuk orang-orang yang mungkin tidak perlu. Untuk mendapatkan pamrih, image, imbalan tertentu. Sementara tidak pernah terbersit pikirannya untuk orang yang memang benar-benar membutuhkan. Mereka lebih suka menjadi pelacur. Ya pelacur. Lebih diperparah lagi kalau kepelacurannya disertai dengan injakan dan intrik pada temannya. Oh jadi pelacur di tempat kerja kamu lebih kotor dong dari pelacur yang aku kenal di gang Dolly, ┬Ębegitu temanku balik bertanya.

Dia melakukan sesuatu dengan logika kebenaran yang dicapainya. Atau jangan jangan dia itu yang sakit jiwa?

0 Comments:

Post a Comment

<< Home