fun.. abis!!

contact:me@fanabis.com

Wednesday, April 21, 2004

Ketidaknyamanan

Hampir pasti setiap orang mengalami ketidaknyamanan dalam salah satu atau banyak hal. Wajar. Bagi sebagian orang ketidaknyamanan merupakan sisi lain dari kehidupan. Tingkat ketidaknyamanan seseorang bisa berbeda satu sama lain. Sangat subyektif. Ada suasana yang bagi seseorang sangat biasa, tapi bagi orang lain itu sangat menyiksa. Kenapa mesti tidak nyaman?

Mungkin saja orang yang merasa tidak nyaman itu karena belum terbiasa. Tapi juga sebaliknya, karena keterbiasaan yang sangat rutin sampai memunculkan kejenuhan yang menyiksa. Sehingga tak ada sesuatu yang dilihat bisa memberikan nilai positip pada dirinya. Bahkan untuk hal-hal yang sangat kecil. Gaji yang tidak naik-naik atau partner kerja yang menjengkelkan. Apalagi suasana itu didukung oleh pemimpin perusahaan, owner, CEO yang selalu menuntut agar cepat menyelesaikan project deadline.

Sebagai pekerja, tak pernah diperhatikan apakah pekerja itu sudah overload, atau sudah pada tingkat tidak bisa disuruh lebih cepat untuk menyelesaikan pekerjaan. Tak pernah disarankan untuk cuti. Walaupun sekedar untuk mengingatkan. Itu hanyalah salah satu yang mendukung pekerja semakin tidak nyaman, resah dan tak ada kepastian masa depan.

Kenyamanan, walau dianggap sangat subyektif tapi pasti ada faktor standar penyebabnya. Mungkin saja ada faktor dari lingkungan, mungkin juga dari dirinya sendiri. Kalau berasal dari dirinya sendiri mungkin lebih mudah untuk mengubahnya. Misalanya dengan cara mengubah mind set, atau curhat dengan orang2 yang dia senangi, sehingga dia mempunyai inspirasi/ide /masukan baru.

Kalau masih belum bisa, mesti kearah lain untuk mencari. Agar nantinya bisa mewadahi ketidaknyamakan itu. Ingat kasus seseorang yang meminum segenggam garam yang dimasukkan kedalam segelas air? Tentu sangat pahit rasanya. Namun apabila segenggam garam itu kita taruh kedalam sebuah kolam, tentu rasa air garam itu tak akan terasa benar pahitnya.

Jadi kayaknya yang terpenting adalah menyiapkan tempat/ wadah yang lebih besar agar ketidaknyamanan itu tidak terasa benar menyakitkan. Memang sulit, tapi mungkin. Perlu sebuah proses yang bisa panjang atau singkat waktunya. Tergantung seberapa kuat niat kita untuk mewujudkannya.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home