fun.. abis!!

contact:me@fanabis.com

Friday, May 21, 2004

Iklan Iklan hambar di layar tv

Setiap 5 menit, disetiap acara tv muncul bejibun iklan. Mulai dari iklan coklat, komputer, kondom dan segala kebutuhan kita sehari-hari. Kreativitas para copywiter yang unik, sanggup membuat saya untuk tetap melototi layar tv. Ada yang lucu, mendebarkan, memberikan inspirasi, mengingatkan masa lalu dan ada pula menyebalkan. Tapi yang termasuk kategori ini menurutku sangat sedikit dibandingkan dengan banyaknya jumlah iklan yang ditayangkan.

Diantara iklan-iklan yang menyebalkan itu menurutku adalah iklan vaselin intensive care dan mobil peugeot. Dimana keduanya menurutku sangat merendahkan perempuan. Jika anda belum melihat, kira kira seperti ini ceritanya. Untuk iklan vaselin intensive care, seorang laki-laki/suami rela ditinggalan isteri/pacarnya hanya demi memilih nonton sepakbola. Dan untuk iklam mobil keluaran perancis itu, seorang cowok yang mengapel ke tempat pacarnya dengan membawa sebuket bunga. Sesampai di depan pintu, dia memencet bel. Tiba-tiba saja ada mobil yang lewat. Matanya melotot memperhartikan mobil tersebut sambil tangannya memencet bel. Sampai akhirnya kehadiran pacarnya tak disadarinya.

Selain itu masih banyak iklan dari produk yang saling menyerang. Misalnya iklan obat nyamuk dan sepeda motor. Mereka saling menjatuhkan dengan mengatakan semua kekurangan-kekurangannya. Bahkan ada iklan yang meneror calon konsumennya. Misalnya saja iklan tolak anginnya sophia latjuba dan renald kasali yang mengatakan bahwa kalau anda tidak membeli produk tersebut, maka anda termasuk orang bodoh. Tidak sevulgar itu sih, tapi bagi sebagian orang iklan itu menyebalkan, bahkan pelecehan.

Mungkin banyak calon konsumen yang kurang menyadari hal-hal seperti itu. Tapi saya kira itu wajar, karena mereka tak memperhatikan sampai sedetail itu. Setidaknya sampai sekarang belum ada komplain dari masyarakat. Dan masyarakat periklanan juga tak pernah mempermasalahkan, apalagi badan sensor pemerintah (BSF), tidak tahu apakah masih mengurusi iklan-iklan seperti itu.

Kenapa iklan harus menyerang? Apakah iklan seperti itu akan lebih mudah diingat? Belum ada jawaban yang jelas untuk hal itu. Namun bisa dikatakan iklan-iklan seperti itu tak pernah menang pada sebuah kompetisi. Tapi banyak iklan bagus yang tak harus menyerang. Misalnya iklan djarum hampir semua versi, iklan ponds versi lagunya aryo yang mengharukan dan iklan pro xl bening nusantara adalah diantaranya.

Masyarakat dalam menentukan pilihan untuk sampai membeli produk, tak hanya dikarenakan iklannya. Tapi harga dan mutu masih menjadi pertimbangan utama. Kalau aku sendiri iklan hanyalah sebuah informasi yang menjadi referensi sebelum membeli produk. Atau sekedar hiburan ditengah-tengah sinetron yang membosankan.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home