fun.. abis!!

contact:me@fanabis.com

Tuesday, May 18, 2004

Keraguan yang manusiawi
(untuk teman yang suka cewek berjilbab)

Ragu, kata agama, itu adalah godaan setan. Tapi ragu adalah sifat yang sangat manusiawi. Keraguan timbul dikarenakan adanya ketakutan akan kegagalan. Setiap orang pasti pernah merasa ragu dalam memutuskan sebuah masalah. Tidak terkecuali aku. Bahkan aku sangat peragu, untuk dalam segala hal. Dalam memilih sesuatu, untuk hal hal yang remeh, selalu ragu dan memerlukan waktu yang cukup lama untuk memutuskan. Dan itu adalah salah satu kelemahanku.

Pernah saya menepis keraguan, dan dengan yakin seyakin-yakinnya sengaja memutuskan sesuatu dengan sangat tergesa-gesa. Dan hasilnya tentu saja mengecewakan. Ternyata salah juga memutuskan sesuatu dengan grusa-grusu. Untuk kedepan mungkin keraguan itu perlu diperhitungkan dalam memutuskan sesuatu. Keraguan itu harus lebih dijabarkan, alasan apa yang membuat ragu dan bagaimana cara mengatasinya. Cuman agar tidak berlama-lama, harus dikasih deadline.

Keraguanm memang tak terpisahkan dari sifat kemanusiaan. Tinggal bagaimana kita bisa mengatasi atyau menghilangkan sama sekali. Menurut situs astaga yang aku kopi paste disini ada beberapa cara untuk menghilangkan keraguan, diantaranya:

Hilangkan kata tidak
Hapus kata 'tidak' dari pikiran Anda. Misalnya kalau kata 'tidak sanggup' Anda hilangkan 'tidaknya', maka menjadi 'sanggup'. 'Tidak dapat' menjadi 'dapat'. Sederhana bukan? Dengan menghapus kata tidak, Anda menjadi lebih optimis. Kalau Anda masih juga ragu-ragu, ucapkan dalam hati berkali-kali bahwa 'saya dapat', 'saya mampu', 'saya sanggup'. Dengan demikian, Anda lebih yakin dan pede bahwa Anda bisa.

Jangan mengucapkan kalimat yang merendahkan diri
Kalimat seperti, "Saya kan hanya karyawan biasa, mana bisa saya melakukannya..?" Kalimat seperti ini akan meracuni otak Anda. Lebih baik, Anda ucapkan kalimat-kalimat yang bisa membakar semangat dan optimisme Anda. Jangan pernah sertakan kata 'hanya' dalam kalimat Anda. karena kata 'hanya' bisa menimbulkan meaningless dan merendahkan rasa pede Anda. Kalimat 'Saya hanya karyawan' harap diganti dengan kata 'Saya karyawan yang sanggup....'

Hentikan pikiran negatif
Jangan pernah berpikir negatif terhadap diri sendiri maupun orang lain. Misalnya ketika bos menerima laporan Anda dengan wajah berlipat, jangan menyangka bahwa bos tidak suka dengan laporan Anda karena laporan Anda buruk. Mungkin Anda lebih baik berpikir bahwa bos perlu waktu untuk mempelajari laporan Anda. Jika Anda yakin bahwa telah mengerjakan laporan itu dengan baik, so pede aja.

Pusatkan perhatian pada sisi yang fun
Meskipun serius, tapi jangan sampai stres. Nikmati setiap saat dengan penuh sukacita. Jangan lupa untuk memberi selamat pada diri sendiri setiap Anda sukses melakukan sesuatu. Pokoknya jangan ragu-ragu mewujudkan obsesi terpendam Anda menjadi kenyataan. Have a blast..!

Pada intinya, jangan pernah takut untuk gagal. Seandainya pun Anda mengalami kegagalan, Anda dapat belajar untuk melihat sisi positif dari hal yang paling tidak mengenakkan sekalipun. Dengan demikian tidak akan ada kata ragu lagi dalam kamus hidup Anda. Dan ini sangat mempengaruhi kesuksesan Anda.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home