fun.. abis!!

contact:me@fanabis.com

Saturday, June 12, 2004

rencana rencana

Setiap orang tentu merencanakan semua tindakan hidupnya. Sekecil apapun tindakan itu pasti direncanalkan. Hanya kadang jangka waktu yang mungkin membedakan sebuah rencana besar atau kecil.

Event-event kecil biasanya hanya memerlukan waktu perencanaan yang singkat, bahkan hanya dalam hitungan detik. Misalnya nanti siang akan makan di restoran mana?. Tapi ada juga hal-hal besar yang direncankan dalam waktu singkat. Seperti rencana temanku ini.

Hanya sebulan setelah pertemuan terakhir dengannya, hari ini aku mendengar dia sudah memutuskan untuk menikahi perempuan yang dikenalnya. Dia akan menikah agustus 2004. Sebuah keputusan besar yang diputuskan dalam waktu singkat. Bahkan bisa dibilang tergesa-gesa, mendadak dan semacamnya.

Kesan itu yang aku tangkap dari teman-teman yang aku hubungi. Ada pertanyaan besar, kenapa dia membuat sebuah keputusan secepat itu? Apalagi kira-kira tiga bulan lalu baru putus dengan pacarnya. Mungkin wajar-wajar saja kalau ada pertanyaan semacam itu. Mereka kebanyakan malah berspekulasi yang mengarah pada hal-hal yang negatif.

Tapi mungkin sangat wajar juga dia membuat keputusan yang terkesan mendadak itu. Kalau dirasa semuanya sudah cocok dan mantap, apalagi yang di tunggu? Memang kekhawatiran itu selalu ada. Kekhawatiran tentang masa depan, apalagi ditambah dengan menyesali masa lalu, hanya akan menjauhkan dari sikap bersyukur.

Ketika aku bertanya apakah dia dengan sadar melakukan itu semua?. Dengan santai dia menjawab bahwa semua sudah direncanakan bersama calon isterinya.

Banyak pertimbangan kenapa dia bisa membuat keputusan besar secepat itu. Selain sudah mantap, dia ingin juga mengakhiri perjalanan cintanya dengan perempuan-perempuan. Seperti yang dia lakukan sebelumnya. Dia sadar, pernikahan itu memang memiliki banyak kesusahan, tetapi kehidupan melajang tidak memiliki kesenangan, begitu dia beralasan.

Intinya dia siap menghadapi semua yang tantangan. Ada saatnya senang, ada saatnya menderita. Dua hal yang tak bisa dihindari. Yang diperlukan hanyalah bagaimana kita menyikapinya. Dan itulah hidup. Hidup yang selalu tak terduga. Tapi semua iu bukan suatu kebetulan. Semua sudah direncakan oleh Tuhan.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home