fun.. abis!!

contact:me@fanabis.com

Thursday, July 22, 2004

teman yang berimaji aneh

Sore yang mengejutkan. Teman yang berimaji aneh itu kirim sms tanpa terduga isinya. "Ini sudah tanggal 21 ya?" Kalimat retoris yang sebenarnya mengiris abis sisa-sisa harapan sejak enam bulan lalu. Mungkin Dia enggan berterus terang, merasa bersalah telah menunda janji atau dia benar-benar kurang sadar bahwa bulan baru sudah sampai hari ke-21. Berarti sudah 12 kali dia menunda kehadirannya. Sibukkah dia sehingga lupa ucapannya? Atau memang ada alasan lainya yang tak kuasa ditolaknya?

Menunda memang sudah membiasa. Sering kita kebanyakan lebih suka mempratekanya. Enggan lekas bergegas agar cepat tuntas. Entar-entar sampai batas waktu tak sadar terlanggar . Terasa lebih nyaman, walau sebentar. Padahal sejatinya akan menimbulkan masalah besar. Kalau sudah begitu, runyam semua tak terikira. Bisa-bisa darah mendedah ke puncak kepala. Marah, darah tumpah ke tanah.

Sebab menunda mungkin karena takut gagal, gagal memaksa diri untuk memulai. Bisa juga karena merasa tertantang, dengan sedikit waktu, terburu-buru dan hasilnya jitu. Itu yang dimau. Tapi biasanya keliru, karena terburu-buru adalah bujuk rayu setan-setan yang menderu, dari segala penjuru.

Jangan lengah kalau tidak mau ada sumpah serapah membuncah. Beruntung masih ada waktu untuk memperbaiki. Andai tidak, hanya sesal yang tertingal. Tapi dasar orang-orang bebal sedikit akal, masih mengulang saja tindakan-tindakan yang sudah tahu salah total.

Teman yang berimaji aneh itu telah menunda untuk keduabelas kalinya. Aku memakluminya, karena teman sejak lama. Sebenarnya tak harus bertatap muka. Cukup bisa lewat udara saja atau kabel-kabel data. Namun dia tak suka, alasannya dulu janjinya memang hanya akan diselesaikan cuma berdua, tidak lewat pihak ketiga.

Kutekan keypad huruf-huruf g,i,m,a,n,a s,u,d,a,h s,i,a,p s,e,k,a,r,a,n,g,? dan langusung kukirimkan. Sebetar kemudian, membalas. Dia sanggup menyiapkan segala sesuatunya. Aku mencari taksi yang nganggur meluncur ke kafe di pinggiran Jakarta timur. Urusan selesai, hanya perlu waktu 21 menit. Sederhana, mudah dan melegakan. Andai tak menunda, aku sudah sampai entah dimana...

0 Comments:

Post a Comment

<< Home