fun.. abis!!

contact:me@fanabis.com

Thursday, September 23, 2004

suka keburukan?

Makin tinggi pohon menjulang, makin keras angin menerpa. Mungkin pas dengan apa yang dialami orang-orang yang sedang di puncak popularitas. Tak peduli siapa pun dia. Seniman, selebritas maupun politikus.

SBY yang sementara perolehan suaranya menang, (dan kemungkinan akan menjadi presiden) mengalami hal serupa. Di milis-milis bereder cerita-cerita yang memojokkannya. Mulai dari isteri simpanan, abai keluarga sehingga anaknya terkena narkoba sampai pada perilakunya yang "brutus" di setiap pemerintahan dia terlibat di dalamnya.

Dan halitu terjadi pada Mega. Kemungkinan besar dia tidak menjadi presiden lagi, kini disanjung-sanjung. Dianggap sebagai ibu rumah tangga yang sukses menjadi presiden, Perempuan yang berkepala dingin ditengah badai yang panas. Dia sebagai negarawan yang menorehkan sejarah emas dengan adanya pemilihan presiden langsung.

Begitu mudah berbalik orang-orang menilai seseorang. Dibaliknya tentu ada sebuah tujuan. Tujuan apa kira-kira? Mengritisi, memfitnah atau memang penyebar isu itu hanya sekedar cari perhatian? Entahlah. Waktu yang akan membuktikan kebenaran itu.

Kejelekan seseorang telah menjadi komoditi bisnis yang menghasilkan uang. Sebuah media jika bisa memperlihatkan lebih banyak keburukan seseorang makin makin laris. Mencari uang dengan memojokkan, menghinakan orang. Apalagi informasi itu belum tentu benar adanya. Tampaknya orang-orang lebih suka melihat keburukan orang lain daripada melihat dari sisi lainnya.

Atau memang ada juga yang dengan sadar menjual dirinya lewat sensai-sensai yang dilakukannya untuk mendongkrak popularitasnya. Ingin tenar menghalalkan segala cara. Kasiannnn....

0 Comments:

Post a Comment

<< Home