fun.. abis!!

contact:me@fanabis.com

Saturday, October 16, 2004

sendirian

Ketika aku menulis di blog ini, malam begitu hening, aku duduk sendiri diantara meja-meja kosong. Kebetulan malam sabtu ini semua pulang, tidak ada yang menginap seperti biasanya. Mungkin karena hari pertama puasa, mereka akan merayakan sahur bersama keluarga.

Kesendirianku malam ini benar-benar mencekam. Apalagi kalau membayangkan di alam kubur yang katanya gelap pekat. Tiba-tiba saya merasa akan segera mati. Dan yang pasti aku belum siap sama sekali. Aku coba menghitung-hitung, lebih banyak manakah, kebaikan atau kejahatan yang aku lakukan sejak aku bisa mengingat?.

Yang jelas begitu banyak kejahatan yang seharusnya tidak aku lakukan. Ngerjain anak-anak, menyontek waktu masih sekolah dan mencuri jambu biji milik tetangga. Ini hanya salah satu contoh kecilnya. Aku melakukannya tanpa merasa berdosa. Bangga penuh kemenangan malah.

Ingatanku bergerak ke kebaikan teman-temanku yang kukenal sejak masuk kerja disini. Saat itu weblog belum dikenal. Tahun itu terjadi aksi kekerasan paling bengis dalam peradaban manusia. Etnis china dibantai dan dijarah harta bendanya. Mahasiswa bergerak kejalan dan melahirkan reformasi yang menumbangkan Soeharto. Sejarah baru indonesia berawal.

Di perusahaan news yang mengklaim paling "keren" di indonesia ini, orang-orangnya unik. Kebiasaan candanya yang "spontan", kadang-kadang kasar dan cenderung vulgar. Tak kan bisa ditemui di komunitas lain.

Namun sebenarnya mereka lembut dan baik. Mengerti dan memahami bagaimana seharusnya berkawan dan berbagi. Tak hanya sebatas masalah pekerjaan, lebih dari itu. Kebaikan dan ketulusannya mengharukan. Semuanya memberikan kesan menyenangkan.

Sayang diantara teman-teman itu sekarang sudah banyak yang "pergi". "Pergi keluar" mencari "dunia" yang lebih terang. Sebuah kepergian yang mungkin sudah semesetinya. Udara dingin, Tv mati, sunyi. Diam. Bahkan suara cpu komputer pun seolah tak bersuara.

Saya benar-benar sendirian. Hidup jadi hanya menunda kekalahan, kata Chairil. Namun kalau aku memperhatikan dengan jeli, mestinya aku bisa lebih bersyukur. Masih bisa akses internet dan telepon 24 jam. Juga keindahan dan keajaiban setiap harinya. Tak percaya, perhatikan aja wajah-wajah disekitar anda.

1 Comments:

Blogger cemoet said...

hehehehe.. yak warnat dan wartel udah dibuka, gimana caranya mas untuk bisa jadi member warnet/wartel tsb.. hihihi.. :D

ayo mas.. carilah 'teman' hidup mas.. ;)

10:44 AM  

Post a Comment

<< Home