fun.. abis!!

contact:me@fanabis.com

Wednesday, December 22, 2004

selamat ultah jesus

Bagi sebagian orang, memberi selamat kepada umat lain, haram. Alasanya kenapa? Karena memberi selamat berarti turut merayakannya. Kalau pun turut merayakannya kenapa? Dianggap kafir? Saya tidak tahu. Hanya Tuhan yang bisa memberi cap apapun pada orang-orang.

Setiap tanggal 25 des saya selalu memberi selamat kepada teman-teman yang merayakannya. Intinya saya hanya mendoakan saja, semoga dia selalu sehat, mendapatkan yang terbaik apa yang diinginkan. Itu saja. Tidak lebih. Tak hanya mengucapankan langsung, kadang lewat email, milis, ym atau pun cukup menulis di statusnya.

Hanya sedikit orang yang bisa memahami kelakuanku. Mungkin karena saya yang kurang beriman aja? Bisa jadi. Tapi kalau kita liat-liat di literatur, tak pernah ada nabi-nabi yang saling cela. Saling klaim bahwa ajarannya yang paling benar?

Jadi kenapa orang-orang itu tidak mau memberikan selamat? Gratis, dan pastilah senang orang yang dikasih selamat. Apakah dosa membuat orang lain senang? Apakah kebaikan hanya untuk orang-orang tertentu? Apakah kebaikan itu juga beragama? Kenapa kebaikan itu sanggup membeda-bedakan?

Tak tahulah. Yang pasti setiap perayaan Natal, saya teringat suasana di rumah Pak De saya yang banyak kue, banyak bingkisan. Pohon natal dengan kerlap lampu. Lagu "Holly Night nya Andrea Bocelli" yang sanggup mengaduk-aduk perasaan. Terasa agung, damai dan mengharukan.

Tiba-tiba saja, rasa kekeluargaan begitu erat. Makan malam jadi sering bersama. Dan menunya pun istimewa. Waktu bercengkerama juga semakin panjang di waktu malam. Tak ada yang mempunyai acara sendiri-sendiri, kecuali acara bersama misa ke gereja. Begitu juga tetangga-tetangganya.

Pada saat semuanya pergi, aku sendirian, jaga rumah. Kubuka lembaran-lembaran kalender. Ternyata sudah lama juga saya tinggal di rumah ini. Ingatanku satu-satu kembali kepada orang-orang yang tinggal di keluarga ini. Terutama kepada Bu dhe yang tak pernah telat membangunkan dan menyiapkan makan sahur buat aku. Pada acara ulang tahun anaknya yang paling kecil, semua keluarga diundang. Ada dua bagian menu disiapkan. Satu bagian yang mengandung babi, bagian yang satunya tidak.

Lonceng gereja yang selalu mengingatkan pada orang-orang yang memberiku kebaikan.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home