fun.. abis!!

contact:me@fanabis.com

Friday, January 07, 2005

sia-sia itu penting?

Tak disadari benar, mulai bangun pagi aku sudah mulai melakukan sesuatu yang sia-sia. Bangun selalu pukul 8.00, kenapa tidak lebih awal aja? Waktu 3 jam yang tak ada manfaatya, bahkan cenderung menambah kemalasan saja.

Acara tv semua jelek, kecuali breaking news, tapi tetap aja nyalain tv, pencet-pencet remote dan tetap memilih salah satu chanel. Pilihnya asal-asalan aja karena masih "bingung" belum "sadar" benar dari tidur yang kepanjangan.

Bercermin. Memang sih wajah kita selalu berubah setiap detik. Bercermin tiap pagi pun, kita tak mampu mendeteksi seberapa berubah wajah sekarang dibandingkan yang kemarin dan kemarinnya? Mungkin hanya kebiasaan yang telah terpatri di otak kita aja kalau belum bercermin blum pede.

Ke toilet, hampir semua orang berlama-lama di tempat yang sebenarnya "kotor" ini. Sering kita mendengar nasehat dari orang tua, untuk masuk saja dahulukan kaki kiri. Tapi banyak juga yang suka berlama-lama nongkrong di toilet sambil baca koran, merokok atau melamun danmencari ide-ide.

Sampai di kantor, kegiatan rutin adalah cek email dan membalas semua email dari teman-teman. Untuk email yang menyangkut pekerjaan, ditunda dulu. Karena bisa membuyarkan mood yang lagi senang mendapat informasi baru. Infonya sih kadang-kadang tidak penting tapi cukup perlu diketahui agar tak dibilang kuper.

Tidak lupa buka Instant Messaging: YM, AOL, IRC dan lainnya. kirim pesan ke list teman-teman yang sudah online duluan. Sekedar say hello dan bisa jadi itu menjengkelkan teman disana. Tapi tetap saja dilakukan.

Kalau sudah chat, lupa pekerjaan, kecuali ada deadline. Mending untuk hal-hal yang menyangkut pekerjaan, chatnya hanya seputar masalah-masalah yang cenderung pribadi. Dan kalau m emang ingin lebih prbadi, bisa pergi ke room-room yang memang khusus untuk itu.

Waktu makan siang tiba. Kali ini benar-benar ngobrol sebenarnya dengan teman kantor. Candaan, teriakan dan celaan menghambur tanpa rem. Tertawa bersama bila ada salah satu teman yang berhasil dikerjain. Obrolan baru selesai ketika mereka sudah merasa panas dan perlu untuk ngadem di dalam kantor lagi.

Menjelang sore, sudah tidak ada konsentrasi kerja. Hampir semuanya sudah tidak mood, apalagi kalau hari jumat kayak sekarang ini. Habis ngambil uang makan, kayak sudah diskenario, satu satu meninggalkan ruangan. Mungkin pulang, mungkin renang, mungkin juga cuman cari pandangan segar ke PIM dan balik ke kantor lagi. Semua terlihat sudah habis energi untuk kerja. Jumat adalah puncak kejenuhan. Jenuh yang tak terperikan. Tapi disini orang-orang menyebutnya Jumat ceria.

Kenapa bisa jadi kebalikan dengan makna yang sebenarnya? Wah.. disini mah komunitasnya sudah tingkat "tinggi". Sampai-sampai bingung apa maksud sebenarnya dibalik kata yang diucapkan. Kata kata tak tak harus bermakna. Misalnya kata bonus, maknanya tidak seperti yang kita tahu, seperti yang tercantum dalam kamus bahasa indonesia. Artinya bebas, tergantung orang per orang yang memaknainya.

Waduh kok malah membahas hal yang tidak berguna ya? Dan kenapa juga ya kalian buang-buang waktu untuk membacanya?

1 Comments:

Blogger cemoet said...

hehehehe.. sia-sia itu memang indah mas.. :D

nb:
mas, text-text banyak yg kurang, ngaco dll tuh.. hayoo diedit ;)

1:10 PM  

Post a Comment

<< Home