fun.. abis!!

contact:me@fanabis.com

Tuesday, April 12, 2005

kepalaku terasa berat

Sore ini kepalaku terasa berat. Niatku sebenarnya puasa hari ini. Bukan karena biar hemat, bukan. Mungkin karena aku kelaparan, atau karena kena udara ac ruangan yang begitu dingin. Aku batalin saja puasaku, takut nanti keterusan malah masuk rumah sakit.

Pusing pusing itu mulai terasa seminggu lalu, saat aku membuka slip gaji dan mendapati bonus yang kuterima sangat meleset dari yang aku harapkan. Luar biasa, bonus hanya sebesar 8 % dari gajiku selama sebulan. Pada hal isu bonus itu sudah beredar sejak dua bulan lalu. Dan rencananya uang itu akan kupakai untuk nambahin acara perkawinanku. Hmmm.. Mungkin ini memang kesalahanku, mengandalkan sesuatu yang belum jelas.

Aku memesan kopi hitam ke opis boy untuk mengusir dingin ditubuhku. Kurapatkan jaket dan kumasukkan tangan ke saku jaket lebih dalam. Aku bayangkan dengan uang itu aku akan bisa melangsungkan resepsi pernikahanku bulan ini. Pasti calon isteriku akan senang. Hari hari yang kita tunggu segera mewujud. Mereka-reka rencana dan segudang impian telah tersusun rapi. Sayang aku gagal hari ini.

Satu-satunya harapan adalah koperasi karyawan. Bulan ini angsuran pinjaman tinggal sekali lagi, aku bermaksud melunasinya agar bisa pinjam lebih besar lagi. Ada untungnya juga menjadi anggota koperasi, setelah hampir 3 tahun, kemarin ada laporan keuangan dan pembagian shu. Cukup besar modal yang sudah terkumpul dari seluruh anggota. Jumlahnya mencapai Rp. 41.249.000.

Setelah aku menikah nanti, aku akan secepatnya meninggalkan tempat kost yang dindingnya dingin dan pengap. Meninggalkan suasana berisik tape kamar sebelah, bak mandi yang kadang-kadang krannya tidak mengalir kalau bangun kesiangan. Dan juga kasur yang berubah warna dan baunya yang tebalnya tinggal 5 cm.

Ternyata aku gagal lagi, rapat koperasi luar bisa memberitahukan kalau semua uang simpanan anggota koperasi di"gelap"kan bendaharanya. Tega benar dia mengecewakan 59 an anggota. Dan terutama aku yang begitu mengharapkan. Tapi biarlah, aku memberikan kesempatan untuk mengembalikan saja. Aku beri kesempatan dia sebelum diselesaikan dengan undang-undang yang berlaku.

SJ (side Job) yang dijanjikan temenku beberapa hari lalu, belum ada kabarnya sampai kini. Orang-orang mengatakan kalau banyak jaringan akan mudah dapat SJ. Mungkin tak perlu dipercaya benar, buktinya temenku tak menelpon-nelepon lagi.

Atau mungkin temenku sudah tak menganggapku lagi. Karena aku telah melakukan kesalahan fatal. Aku menyelesaikan pekerjaanku tak tepat waktu. Sehingga projectnya gagal launching.

Ah aku meminta rokok saja ke teman meja sebelah dan menyalakannya. Duduk di tangga sendirian. Aku tak tahu apa yang ada dalam pikiranku, selain aku harus pulang ke tempat kost malam ini. Di luar ternyata hujan deras. Hmm... padahal genting bocor yang aku laporkan ke ibu kost belum sempat dibetulin.....

0 Comments:

Post a Comment

<< Home